Bunga mawar dari kekasihku

Dan kan kujaga mawar merahmu

Jika suatu saat mawar itu layu,

kuharap kau akan tetap mencintaiku..

Cinta akan berakhir saat cinta itu tiada akhir

=)

Iklan

Cinta..dimanakah dirimu?

Cinta..

kau membuatku begitu bingung…

Aku hanya ingin mencintai seorang laki2..

Aku mencarimu..

laki2 yang tegas dan menjunjung tinggi agamanya..

laki2 yg mampu memimpin keluargaku..

laki2 yg mengayomiku..dan memperhatikan anak2ku..

Laki2 yg membimbingku dan tidak menyakiti hatiku…

Laki2 yang diridloi ALLoh untuk menjadi pendampingku kelak..

di dunia dan di akhirat..

Cinta..dimanakah dirimu?

Aku mencarimu…

Tidak..aku menunggumu..

di sini..

menanti..

dan suatu hari nanti kita pasti akan bertemu…

Siapa laki2 itu,,????

Akupun belum tahu…

memang ada kalanya kita harus bertemu dengan beberapa orang yg salah sebelum bertemu orang yang benar..

Dan aku akan menanti dan terus menanti…

Di sini aku berdiri..untukmu….

Cinta Bisa Menunggu?

Ada cerita seperti ini…

DublinBusImage

 

“Cinta itu seperti seseorang yang menunggu BIS. Sebuah bis datang, dan
kau bilang
“wah…terlalu penuh, nggak bisa duduk nih! Aku tunggu bis berikutnya
saja”

Kemudian, bis berikutnya datang. Kamu melihatnya dan berkata,”Aduh
bisnya sudah
tua dan jelek begini…. nggak mau ah….”

Bis selanjutnya datang, tapi dia seakan-akan tidak melihatmu dan
melewatimu begitu saja.

Bis keempat berhenti di depan kamu. Bis itu kosong, kondisinya masih
bagus, tapi kamu bilang, “Nggak ada AC nih, gua bisa kepanasan”, maka kamu
membiarkan bis ketiga pergi. Waktu terus berlalu, kamu mulai sadar bahwa
kamu bisa terlambat pergi kuliah.

Ketika bis kelima datang, kamu langsung melompat masuk ke dalamnya.
Setelah beberapa lama, kamu akhirnya sadar kalau kamu salah menaiki bis. Bis
tersebut jurusannya bukan menuju kampusmu tp kepasar :p!!!

Moral dari cerita ini, sering kali seseorang menunggu orang yang
benar-benar
“ideal” untuk menjadi pasangan hidupnya. Padahal tidak ada orang yang
100% memenuhi keidealan kita. Tidak ada salahnya memiliki persyaratan untuk
“calon”, tapi tidak ada salahnya juga memberi kesempatan kepada “bis” yang
berhenti di depan kita (tentunya dengan jurusan yang kita inginkan).
Apabila ternyata memang “bis” itu tidak cocok, kita masih bisa berteriak,
“Kiri” dan keluar dari bis. Maka memberi kesempatan pada “bis”, semuanya
bergantung pada keputusan kita. Daripada kita harus “jalan kaki menuju
kampus”
dalam arti meneruskan hidup ini tanpa kehadiran orang yang dikasihi. Cerita
ini juga berarti, kalau kita benar-benar menemukan bis yang “kosong,
masih baru, dan ber-AC, dan tentunya sejurusan”, kita harus berusaha
sekuat tenaga untuk memberhentikan bis tersebut dan masuk ke dalamnya,
karena menemukan bis seperti itu adalah suatu berkat yang sangat berharga
dan sangat berarti tapi tidak semua orang yang mendapatkannya.

Nach…kamu termasuk yang mana ?

Atau..tetap..nunggu di halte…sampai Bis yang diinginkan datang…bila tidak pernah datang…badan terasa lelah…maka segera PULANG untuk tidur…dan beristirahat sejenak.. esok hari biar lebih fit nunggu lagi di halte yang sama…atau coba di halte yang berbeda siapa tau…Bis yang di tunggu2 benar datang”

Kadang cinta itu memang membingungkan,, ahahaha,,

maka dari itu bagi saya lebih baik jangan membuat komitmen jika belum siap utnuk menjalin hubungan yang lebih serius,

tapi jika sudah waktunya menjalin hubungan harus benar2 siap berarti kita sudah cukup dewasa untuk mengambil sebuah pilihan dan keputusan ..

dan jangan terlalu lama menunggu seseorang yang sempurna karena tidak akan ada orang yang sempurna, jika sudah waktunya tiba untuk memilih calon pendamping..sederhanakanlah kriteria dan karakter.. pasti keputusan dari Alloh itulah yang paling baik ^^

ada yang bilang :

17-20 : siapa saya

21-25: siapa dia

26-30: siapa saja deh yang penting ada

mau nih jadi perjaka atau perawan tua? ^^